Halaman

Tampilkan postingan dengan label oseanografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label oseanografi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Oktober 2013

Kembali Ke Arus Laut


Pola Arus Dunia
Oseanografi adalah ilmu yang mempelajari fenomena yang ada dilautan, untuk kali ini saya mencoba sedikit mengulas tentang arus laut yang merupakan salah satu fenomena yang ada di lautan.

Arus laut adalah adalah pergerakan massa air secara vertikal dan horisontal sehingga menuju keseimbangannya, atau gerakan air yang sangat luas yang terjadi di seluruh lautan dunia.(Hutabarat dan evan, 1986). 

Jenis arus laut dibedakan menjadi 2 bagian yaitu :

  1. Berdasarkan penyebab terjadinya
    Arus ekman : Arus yang dipengaruhi oleh angin.
    Arus termohaline : Arus yang dipengaruhi oleh densitas dan grafitasi
    Arus pasut : Arus yang dipengaruhi oleh pasut.
    Arus geostropik : Arus yang dipengaruhi oleh gradien tekanan mendatar dan gaya coriolis.
    Wind driven current : Arus yang dipengaruhi oleh pola pergerakan angin dan terjadi pada lapisan permukaan.
  2. Berdasarkan Kedalaman
    Arus permukaan : Terjadi pada beberapa ratus meter dari permukaan, bergerak dengan arah horizontal dan dipengaruhi oleh pola sebaran angin.
    Arus dalam : Terjadi jauh di dasar kolom perairan, arah pergerakannya tidak dipengaruhi oleh pola sebaran angin dan mambawa massa air dari daerah kutub ke daerah ekuator. 

Pergerakan arus dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain arah angin, perbedaan tekanan air, perbedaan densitas air, gaya Coriolis dan arus ekman, topografi dasar laut, arus permukaan, upwellng , downwelling.

Ini dulu ya pemahaman tentang arus laut, masih banyak yang bisa dikaji dalam pergerakan arus, sangat sedikit sekali penelitian-penelitian yang dilakukan dalam mengkaji arus laut. Sehingga dengan tulisan ini dapat menambah pemahaman kita tentang arus yang ada dialaut.

Kamis, 14 Oktober 2010

Apa Oseanografi?

Oseanografi adalah ilmu mengenai lautan. Segala fenomena dan proses yang terjadi baik di permukaan laut, di dalam kolom air laut maupun dasar laut adalah merupakan obyek penelitian oseanografi.

Karena oseanografi mencakup semua cabang ilmu yang mempelajari lautan . untuk kejelasannya oseanografi dibagi dalam cabang-cabang sebagai berikut :

1. Oseanografi fisika (physical oceanography)

2. Oseanografi Kimia (chemical oceanography)

3. Oseanografi Biologi (biological oceanography)

4. Oseanografi Geologi (geological oceanography)

Oseanografi fisika mempelajari segala sesuatu tentang fenomena dan proses-proses fisika di laut. Hal-hal yang menjadi objek studinya misalnya tentang arus laut, pasang surut, gelombang, tentang prosen kincauan (mixing) dan karauan (turbulence), tentang angkutan (transport) bahang (heat), materi, air tawar dan momentum, tentang penyebaran dan perambatan cahaya dan bunyi didalam laut tentang sifat-sifat fisika air laut seperti suhu, densitas, tekanan, kejernihan, titik beku, tekanan osmosis, daya hantar listrik dan banyak sifat-sifat fisika lainnya.

Oseanografi kimia mempelajari segala sesuatu tentang zat-zat terkandung di dalam air laut. Hal-hal yang dipelajari misalnya tentang jenis-jenis zat apa saja yang ada dilaut dan tentang spesiasi (speciation) zat dan factor lingkungan yang mempengaruhinya. Tentang asal-usul pembentukannya, proses reaksi yang terjadi, dan factor-faktor yang menguasai atau mempengaruhi penyebaran zat-zat tersebut.

Oseanografi biologi adalah cabang yang mempelajari tentang mahluk hidup dilautan baik yang nabati maupun hewani. Di sinipun dipelajari misalnya tentang jenis-jenisnya, cara perkembang-biakannya, daerah penyebarannya, hubungan dengan sesamanya maupun lingkungannnya.

Oseanografi geologi adalah cabang yang mempelajari tentang geologi dasar lautan. Hal-hal yang dipelajari misalnya tentang bentuk dasar lautan, proses yang mempengaruhi pembentukannya, endapan-endapan yang terkandung diatas maupun dibawah dasar laut dan banyak hal-hal lainnya.

Pembagian atas cabang tersebut di atas sesungguhnya hanyalah untuk keperluan praktisnya saja. Karena pada hakikatnya masing-masing cabang saling berkaitan satu sama lainnya.