Halaman

Minggu, 28 Juli 2013

EAFM (Ecosystem Approach to Fisheries Management) atau Pendekatan Ekosistem untuk Pengelolaan Perikanan

EAFM (Ecosystem Approach to Fisheries Management) atau Pendekatan Ekosistem untuk Pengelolaan Perikanan merupakan pengelolaan perikanan dengan ekosistem dengan memperhatikan

samua aspek yaitu :
  • ·         Habitat
  • ·         Sumber Daya Ikan
  • ·         Teknologi Penangkapan
  • ·         Sosial masyarakat
  • ·         Ekonomi
  • ·         Kelembagaan

Kenapa EAFM?
1.       Penurunan Sumber Daya Ikan
2.       Rusaknya habitat perairan, pesisir dan laut
3.       Pemahaman dan kesadaran manusia

3 hal ini yang menjadi tolak ukur perlu adanya penerapan EAFM di suatu kawasan atau daerah, kita ketahui rata-rata diseluruh wilayah di Indonesia mengalami penurunan hasil tangkap, penurunan hasil tangkapan ini disebabkan oleh rusaknya habitat perairan, pesisir dan laut, kerusakan ala mini bias saja disebabkan oleh penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, pembuangan limbah yang sembarangan dll. Sehingga perlu adanya pemahaman dan kesadaran manusia akan pentingnya untuk menjaga ekosistem agar ketersediaan ikan tetap terjaga.

EAFM juga dapat dipahami sebagai sebuah konsep bagaimana menyeimbangkan antara tujuan sosial ekonomi dalam pengelolaan perikanan ( kesejahteraan nelayan, keadilan pemanfaatan sumber daya ikan dll ) dengan tetap memperhatikan pengetahuan, informasi dan ketidakpastian komponen biotic dan abiotik dan interaksi manusia dalam ekosistem perairan melalui pengelolaan perikanan yang terpadu, komperhensif dan berkelanjutan.

Beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam EAFM
1.       Perikanan harus dikelola pada batas yang dapat ditoleransi oleh ekosistem
2.       Interaksi ekologis antar sumber daya ikan dan ekosistemnya harus dijaga
3.       Pengelolaan sebaiknya cocok untuk semua distribusi pengelolaan perikanan
4.       Prinsip kehati-hatian dalam proses pengambilan pengelolaan perikanan
5.       Tata kelola perikana mencakup kepentingan sistem ekologi di sistem manusia

Implementasi EAFM
·         Perencanaan kebijakan
  •  Menitikberatkan pada pernyataan komitmen dan pengambilan keputusan terkait implementasi EAFM (pemangku kepentingan, masyarakat dll)
·         Perencanaan strategi (Strategic plan)
  •  Formulasi strategi untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapakan pada rencana kebijakan
·         Rencana pengelolaan (managemen plan)
  •  Menitikberatkan pada rencana aktivitas dan aksi yang lebih detail termasuk didalamnya terkait dengan koordinasi rencana aktivitas stakeholder, rencana pengendalian, pemanfaatan dan penegakan aturan main yang telah ditetapkan di rencana strategis