Halaman

Jumat, 22 Desember 2017

Teluk Saleh, Masihkah Aquarium Dunia?

Pulau Putri merupakan salah satu pulau yang berada
dalam perairan Teluk Saleh
Teluk Saleh merupakan teluk yang terbesar di NTB, Teluk Saleh juga di juluki akuarium dunia. Teluk Saleh terletak di kabupaten Sumbawa dan kabupaten Dompu NTB. Terdapat 27 desa pesisir yang termasuk dalam kabupaten Sumbawa dan dompu. 27 desa tersebut mayoritas masyarakatnya adalah nelayan dan bergantung terhadap kondisi sumberdaya kelautan dan perikanan yang berada di perairan Teluk Saleh untuk memenuhi kehidupan mereka.



Potensi perikanan di perairan Teluk Saleh sebagai sumber
mata pencaharian masyarakat nelayan
Sumberdaya kelautan dan perikanan yang dimanfaatkan di Teluk Saleh antara lain, pariwisata, perikanan tangkap, perikanan budidaya, budidaya rumput laut, budidaya udang, budidaya mutiara dan masih banyak sumberdaya kelautan dan perikanan yang dimanfaatkan oleh masyarakat yang berada diTeluk Saleh maupun masyarakat yang berada dari luar Teluk Saleh. Sumberdaya yang melimpah dan pemanfaatan yang tinggi mengakibatkan kondisi sumberdaya Teluk Saleh semakin lama semakin menurun. Dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakuakan Wildlife Conservation Society (2015-2017) ikan karang untuk jenis kakap dan kerapu mengalami tangkap berlebih, dibuktikan dari hasil tangkapan nelayan berkurang dan lokasi penangkapan nelayan semakin jauh. Sedangkan menurut penelitian yang dilakukan lippi (2005) diperairan pulau rakit kondisi terumbu karang dalam kondisi rusak dengan tutupan karang hidup hanya 27,79%. Sedangkan data terumbu karang di kawasan konservasi Taman Wisata Perairan Liang Ngali masih dalam kondisi baik,  dengan tutupan karang hidup adalah 50%.
Masih maraknya penggunaan bahan peledak di Teluk Saleh
dapat mengganggu ekosistem didalamnya
Rusaknya kondisi  sumberdaya tersebut disebabkan banyak faktor antara lain masih maraknya penggunaan bom dan potassium di perairan Teluk Saleh untuk menangkap ikan. Menurut data Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB dari tahun 2006-2016 terdapat 25 kasus penangkapan ikan dengan menggunakan bom dan 18 kasus dengan menggunakan potassium. Dari kondisi tersebut perlu adanya langkah yang nyata untuk mengurangi kerusakan yang berada di perairan Teluk Saleh untuk kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sumberdaya kelautan dan perikanan Teluk Saleh. Selain masalah penggunaan bom dan potassium perairan Teluk Saleh juga terancam keindahannya dengan banyaknya sampah rumah tangga  yang dibuang langsung ke laut, limbah rumah tangga, serta limbah pertambangan emas rakyat dan limbah pertanian yang bermuara ke perairan Teluk Saleh, masih banyak lagi ancaman yang mengancam sumberdaya kelautan dan perikanan Teluk Saleh.
Dusun Labuhan Trata, merupakan salah satu dusun
yang masyarakatnya bergantung terhadap Teluk Saleh
Kondisi sumberdaya kelautan perikanan Teluk Saleh yang mulai menurun perlu dilakukan upaya-upaya mempertahankan Teluk Saleh sebagai akuarium dunia, untuk menuju kesana, perlu upaya dan kerja keras semua pihak untuk tetap menjaga kelestarian Teluk Saleh baik dari pemerintah, masyarakat, pengusaha, akademisi , lsm dan seluruh lapisan masyarakat yang peduli akan kelestarian sumberdaya kelautan dan perikanan Teluk Saleh. Jangan samapai Teluk Saleh hanya sebagai dongeng keindahan semata. Salam Biru!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar